Konsultan SNI | Konsultan ISO | Konsultan Safety | Konsultan Marketing

SNI wajib produk Pelumas akan diberlakukan

Pemerintah akan terus merealisasikan rencananya dalam menerapkan pemberlakuan SNI (Standardisasi Nasional Indonesia) secara wajib untuk produk pelumas. Sementara ini, SNI untuk produk pelumas tersebut masih bersifat sukarela.

“Terkait rencana penerapan SNI wajib untuk produk pelumas ini, telah menimbulkan perbedaan persepsi atau keberatan dari pihak-pihak tertentu. Mereka yang merasa keberatan tersebut menganggap penerapan SNI secara wajib bisa menjadi hambatan untuk melakukan impor pelumas,” ujar Direktur Industri Hilir, Ditjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka (IKTA) Kementerian Perindustrian, Teddy.C, Sianturi pada acara diskusi yang digelar Forwin Wartawan Industri (FORWIN), di Bandung, Jum’at (28/10).

Teddy mengatakan lebih lanjut, diketahui adanya keberatan dari pihak tertentu terkait rencana penerapan SNI wajib pelumas, yaitu melalui surat yang dikirim kepada Kementerian Perindustrian.

Walaupun demikian, kata Teddy, pemerintah akan maju terus mempersiapkan regulasi yang diperlukan sehubungan penerapan SNI wajib untuk produk pelumas. Karena pemerintah sendiri mempunyai kewenangan untuk menerbitkan regulasi SNI wajib.

Menurutnya pemerintah memiliki kepentingan menerapkan SNI wajib ini, semata-mata untuk melindungi kepentingan konsumen dan produsen pelumas di dalam negeri.

Dengan diberlakukannya SNI wajib ini berarti, produk pelumas yang dipasarkan tersebut benar-benar berkualitas baik dan tidak merugikan konsumen.

Namun, tambah Teddy, sebelum regulasi SNI wajib untuk produk pelumas ini, tentu perlu dipersiapkan infrastruktur pengujian di balai laboratorium uji dan LSPro sebagai lembaga yang menerbitkan sertifikasi. Misalnya saja B4T Bandung dan balai-balai nya sejauh mana kesiapannya.

Sementara Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants, Arya Dwi Paramita menyatakan, PT Pertamina Lubricants siap dan mendukung pemerintah untuk memberlakukan SNI wajib produk pelumas.

 

“PT Pertamina Lubricants sendiri proaktif mensertifikasi  SNI produk unggulannya sejak 2013. Produk pelumas Pertamina Lubricant yang telah mengantongi sertifikasi SNI untuk berbagai varian produk di segmen otomotif dan industri termasuk Fastron, Prima XP Enduro 4T, Meditran SX dan Turalik” ujar Arya.

Kata Arya, Pertamina tetap berkomitmen mengedepankan kepentingan konsumen dan masyarakat Indonesia, dengan memastikan bahwa mutu dan kualitas pelumas Pertamina telah memenuhi Standar Nasional Indonesia dan Internasional.

 

Selain itu juga, Pertamina Lubricants  terus melakukan control dan evaluasi kualitas produk yang sangat ketat, untuk memberikan produk yang prima dan juga untuk melindungi konsumen dari produk pelumas yang tidak beridentitas atau palsu.

Dia menambahkan, PT Pertamina Lubriants sendiri saat ini kapasitas produksinya pelumas sebanyak 500 ribu kilo liter per tahun. Produk pelumas sebanyak itu dihasilkan dari tiga pabrik, termasuk pabrik di Thailand. Sementara pemasarannya tidak hanya memenuhi pasar dalam negeri saja, melainkan diekspor ke 14 negara 

 


 

RELATED SERVICES :

  1. Jasa Sertifikasi SNI Produk Luar Negeri (Import)
  2. Jasa Sertifikasi SNI Produk Dalam Negeri
  3. Pendaftaran SPB (NPB) & NRP 


RELATED ARTICLE :

  1. Daftar Produk SNI Wajib 
  2. SNI Application and Documentation Requirements
  3. SNI Certification Process
  4. Persyaratan Sertifikasi SNI Produk
  5. Hak dan Kewajiban Pemegang Sertifikat SNI Produk
  6. Pembekuan dan Penghentian Sertifikat SNI

Please contact our Customer Support for detail information..!! 
 
 
You are here: Home Article Consulting SNI wajib produk Pelumas akan diberlakukan